Integrasisosial dalam masyarakat majemuk terjadi apabila kelompok-kelompok sosial yang ada menjadi wadah aktivitas bagi masyarakat. Adanya pemaksaan budaya dari pihak lain Penyatuan antara dua unsur budaya berbeda di Indonesia dapat mendorong terciptanya integrasi sosial. Salah satu bentuk interaksi yang mendorong proses integrasi Bentukstruktur sosial yang semacam ini akan menghambat terjadinya integrasi sosial dalam masyarakat multikultural. Ini dapat terjadi karena akan terjadi pertajaman prasangka antar kelompok. Karakterisitik dan Ciri - Ciri dari Masyarakat Majemuk dan Multikultural Secara Umum Sponsors Link BABII KAJIAN TEORI A. Masyarakat Multikultural Konsep multikulturalisme di Indonesia muncul karena adanya konflik berbau SARA yaitu suku, agama, ras, dan antargolongan yang terjadi di masyarakat kaya akan budaya, maka hal tersebut merupakan realitas yang dapat mengancam integrasi bangsa sehingga membutuhkan solusi konkret dalam penyelesaiannya. Integrasisosial dibangun melalui tiga tingkatan, yaitu tingkat mikro (keluarga), meso (kelompok sosial), dan makro (masyarakat bangsa). Integrasi sosial wajib dilakukan untuk membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis. MasyarakatDesa Sukamaju memiliki tradisi yang mengakar kuat. Mereka menjunjung tinggi nilai-nilai budaya yang diwariskan nenek moyangnya. Karena menganggap bahwa tradisi tersebut dapat menciptakan kerukunan antar anggota masyarakat. Maka bentuk integrasi sosial dalam masyarakat Sukamaju adalah. 2 Antarkelompok sosial dalam masyarakat sulit mencapai konsensus 3) Persatuan antarkelompok sosial dalam masyarakat 4) Antarkelompok sosial memiliki kesadaran tinggi terhadap toleransi 5) Antarkelompok sosial menjalin integrasi di tengah perbedaan Karakteristik masyarakat majemuk ditunjukkan oleh angka A. 1), 2), dan 3) B. 1), 2), dan 4) Secaravertikal, struktur masyarakat Indonesia ditandai oleh adanya perbedaan-perbedaan vertikal antara lapisan atas dan lapisan bawah yang cukup tajam. Menurut Furnivall, masyarakat Indonesia pada masa Hindia-Belanda merupakan suatu masyarakat majemuk ( plural societies) yakni suatu masyarakat yang terdiri atas dua atau lebih elemen yang hidup Denganterciptanya integrasi sosial, masyarakat tentu akan lebih mampu berperan secara bersama-sama untuk hidup rukun dan saling menghormati segala perbedaan. 2. Meningkatkan Persatuan dan Toleransi Masyarakat. Keberagaman masyarakat Indonesia dari segi budaya, suku, etnis atau adat istiadat dapat melahirkan kedudukan, status sosial dan mata Halini terbukti di Indonesia memiliki banyak suku bangsa yang masing-masing mempunyai struktur budaya yang berbedabeda. Perbedaan ini dapat dilihat dari perbedaan bahasa, adat istiadat, religi, tipe kesenian, dan lain-lain. Pada dasarnya suatu masyarakat dikatakan multicultural jika dalam masyarakat tersebut memiliki keanekaragaman dan perbedaan. Struktursosial horizontal adalah perbedaan dilihat dari suku, ras, agama, bahasa, adat. Sedangkan struktur sosial vertikal dilihat dari kekayaan atau tingkat ekonomi, kekuasaan atau politik, pendidikan dan sebagainya. DAFTAR PUSTAKA Nasikun. 1995. Struktur Majemuk Masyarakat Indonesia: Sistem Sosial Indonesia. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada. f7bwo.